Hatiku selembar daun,
Melayang jatuh di rumput.
Nanti dulu,
Biarkan aku sejenak terbaring di sini.
Ada yang masih ingin ku pandang,
yang selama ini senantiasa luput.
Sesaat adalah abadi,
Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi.
Kamis, 15 Januari 2015
Kita
Adakah yang nyata selain impian?
Adakah yang abadi selain waktu? Tidak ada teman...
Karena kita hanyalah hembusan angin,
Dan kepada angin kita akan bermuara,
Bukan di kolong jembatan, atau padang rerumputan dengan bunga bertaburan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar