Pada akhirnya hanya harapan yang akan tetap hidup,
di antara debu dan dedaunan,
di antara jarimu yang pernah aku genggam.
Dunia berjalan tepat pada waktunya,
Langkahku menjejak tepat pada bayangnya,
Hingga pada akhirnya hanya harapan yang akan tetap hidup,
di antara debu dan dedaunan,
di antara keningmu yang pernah aku teduhkan.
di antara debu dan dedaunan,
di antara jarimu yang pernah aku genggam.
Dunia berjalan tepat pada waktunya,
Langkahku menjejak tepat pada bayangnya,
Hingga pada akhirnya hanya harapan yang akan tetap hidup,
di antara debu dan dedaunan,
di antara keningmu yang pernah aku teduhkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar